Demo Anti Ahok di Bandung: Bila Kapolri Tak Becus, Mundur Saja!

Bertempat di depan kantor gubernuran Jawa Barat yang dikenal sebagai Gedung Sate, ribuan orang yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat keagamaan menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (21/10).

Demonstrasi ini dalam rangka menyuarakan tuntutan terkait penistaan dan pelecehan agama Islam oleh Gubernur DKI Jakarta Ahok.

Massa umat Islam menuntut pihak kepolisian segera menetapkan gubernur Ahok yang memiliki nama Indonesianya Basuki Tjahaya Purnama sebagai tersangka.

"Kita aksi bukan yang pertama, dan bukan juga terakhir. Kita ingin menyampaikan kepada Ahok dan Kapolri, jika Ahok tidak diperiksa, lebih baik segera mundur," kata Asep Syaripudin koordinator aksi di depan Gedung Sate.

Ia juga menagih janji pihak kepolisian yang melakukan pemeriksan terhadap Ahok. 

Disebutkan Asep, Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto sejauh ini belum menepati janji tersebut. 

"Dia bilang, Ahok akan segera diperiksa terkait (dugaan) penistaan agama. Kita beri waktu satu minggu. Kita ingin menyuarakan jika Polri main-main, tak serius, massa siap pergi ke Jakarta," ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian untuk mundur dari jabatannya. 

"Kalau kasus Ahok masih saja tidak diproses secara hukum, Kapolri harus mundur," pungkasnya.

Dari banyak pengalalaman yang ada di negeri ini, apabila ada kasus yang merugikan Umat Islam memang kasusnya senantiasa berada di pinggiran, jarang sekali mendapatkan perhatian utama dari pemerintah.

Tinggalkan Balasan